i
Blacy Smiley - Silly
ayo gan join diblog ini kunjungi juga my-sic.blogspot.com

Online website templates

Bidang Pendidikan Dan Pelatihan

PBA ( Program Bahasa Asing), merupakan program belajar bahasa asing: Inggris, Prancis, Jerman, Arab, Jepang, dan Korea). BBB ( Bimbingan Belajar Bersama ), merupakan program belajar bersama diberbagai bidang yang disatukan di tiap Universitas masing-masing. Program Insidental lainnya ( Lomba Cerdas Cermat tingkat SD,SMP,SM. Lomba - lomba IPTEK. Lomba bidang pendidikan lainnya)

Bidang Dana Usaha

Usaha mandiri SIC di Bidang Souvenir : PIN, STICKER, MUG, Spanduk, Kartu Nama, Poster, dan Digital Printing. Usaha Mandiri SIC di Bidang Konveksi : Kaos, Jaket, Jamper, Topi, Slayer, Batik,dll. Usaha Mandiri SIC di Bidang Komputer : Penjualan LAPTOP, Penjualan Paket KOMPUTER, Pheriperal, SERVICE (CPU,Laptop,Monitor,Printer,Barang Elektronik Lainnya), Pameran Komputer dan LAPTOP di Kampus dan Sekolah, dll. Usaha Mandiri SIC di Bidang MULTIMEDIA : editing Video, media pembelajaran flash, web, game, dll. Usaha Mandiri SIC di Bidang MAKANAN : Warung Gaul SIC, Jenang BU NUSI, ANEKA Kripik SIC, Lanting Spesial, Jus Asyiknya SIC, Kriyikan Serba KENTANG, dll

Bidang Sosial Dan Kerohanian

Penerimaan Peserta Prakerind / PKL siswa / mahasiswa dari berbagai sekolah / Universitas. Kajian pengurus dan anggota. Bakti SOSIAL ( bakti sosial di bidang pendidikan, di panti asuhan, di panti jompo,dll). Sekolah gratis anak jalanan. Rekreasi Bersama. Olahraga Bareng. Relaksasi dan Terapi. Membantu MAHASISWA yang Kurang mampu. Konsultasi Kehidupan. Lomba-Lomba Sosial. Program Insidental lainnya

Bidang Humas Dan Pengkaderan

Pendaftaran dan MAKRAB Training Pengkaderan Kunjungan ke UNIVERSITAS Lain Pembuatan dan Optimalisasi Web SIC Program Insidental lainnya

Bidang Informasi Dan Penerbitan

Pelatihan Penulisan Rutin yang bergabung dalam RUMAH PENULIS SIC (RUMAH PENULIS SIC merupakan wadah dunia penulisan diberbagai bidang yang langsung berinteraksi dengan PENULIS dan Penerbit secara langsung. Hasil Penulisan SIC akan diterbitkan, dilaunching, dan dibedah bukunya) Pelatihan Pembuatan NOVEL dan Pembuatan Buku Umum dan Penerbitan Pelatihan Hipnotis Sehat (sebagai terapi motivasi dan sugesti diri dari segala penyakit) Pelatihan Skenario Pembuatan FILM Pelatihan Kamerawan, Reporter, dan acting FILM Pelatihan Pembuatan Karya Massal Pelatihan Vocal dan Music Pembuatan Majalah SIC Pembuatan Menu Makanan Lomba-Lomba Bidang Seni dan Sastra Pelatihan Program Insidental lainnya

--Thomas J. Watson--Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang. --Peter F. Drucker--Cara terbaik meramalkan masa depan Anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri. --Henry Ford--Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita. --Robyn Allan--Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba.

Online website templates

free counters

Total Tayangan Halaman

Translate

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

RussianPortugueseJapaneseKoreanArabic Chinese Simplified

Animasi

Tampilkan postingan dengan label Peradaban Mesir Kuno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peradaban Mesir Kuno. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2012

SEJARAH PENEMUAN KERTAS ( HISTORY DISCOVERY OF PAPER )

Peradaban Mesir Kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa wangsa firaun kemudian menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Perancis misalnya atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.

Tercatat dalam sejarah adalah peradaban China yang menyumbangkan kertas bagi Dunia.



Adalah Tsai Lun yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero China pada tahun 101 Masehi. Penemuan ini akhirnya menyebar ke Jepang dan Korea seiring menyebarnya bangsa-bangsa China ke timur dan berkembangnya peradaban di kawasan itu meskipun pada awalnya cara pembuatan kertas merupakan hal yang sangat rahasia.

Pada akhirnya, teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ketangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan Dinasti Tang dalam Pertempuran Sungai Talas pada tahun 751 Masehi dimana para tawanan-tawanan perang mengajarkan cara pembuatan kertas kepada orang-orang Arab sehingga dizaman Abbasiyah, muncullah pusat-pusat industri kertas baik di Baghdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya, kemudian menyebar ke Italia dan India lalu Eropa khususnya setelah Perang Salib dan jatuhnya Grenada dari bangsa Moor ke tangan orang-orang Spanyol serta ke seluruh dunia.



Penemu bahan kertas Ts’ai Lun besar kemungkinan sebuah nama yang asing kedengaran di kuping pembaca. Menimbang betapa penting penemuannya, amatlah mengherankan orang-orang Barat meremehkannya begitu saja. Tidak sedikit ensiklopedia besar tak mencantumkan namanya barang sepatah pun. Ini sungguh keterlaluan. Ditilik dari sudut arti penting kegunaan kertas amat langkanya Ts’ai Lun disebut-sebut bisa menimbulkan sangkaan jangan-jangan Ts’ai Lun sebuah figur tak menentu dan tidak bisa dipercaya ada atau tidaknya. Tetapi, penyelidikan seksama membuktikan dengan mutlak jelas bahwa Ts’ai Lun itu benar-benar ada dan bukan sejenis jin dalam dongeng.

Dia seorang pegawai negeri pada pengadilan kerajaan yang di tahun 105 M mempersembahkan contoh kertas kepada Kaisar Ho Ti. Catatan Cina tentang penemuan Ts’ai Lun ini (terdapat dalam penulisan sejarah resmi dinasti Han) sepenuhnya terus terang dan dapat dipercaya, tanpa sedikit pun ada bau-bau magi atau dongeng. Orang-orang Cina senantiasa menghubungkan nama Ts’ai Lun dengan penemu kertas dan namanya tersohor di seluruh Cina.

Tak banyak yang dapat diketahui perihal kehidupan Ts’ai Lun, kecuali ada menyebut dia itu orang kebirian. Tercatat pula kaisar teramat girang dengan penemuan Ts’ai Lun, dan ia membuatnya naik pangkat, dapat gelar kebangsawanan dan dengan sendirinya jadi cukong. Tetapi, belakangan dia terlibat dalam komplotan anti istana yang menyeret ke kejatuhannya. Catatan-catatan Cina menyebut –sesudah dia disepak– Ts’ai Lun mandi bersih-bersih, mengenakan gaunnya yang terindah, lantas meneguk racun.

Penggunaan kertas meluas di seluruh Cina pada abad ke-2, dan dalam beberapa abad saja Cina sudah sanggup mengekspor kertas ke negara-negara Asia. Lama sekali Cina merahasiakan cara pembikinan kertas ini. Di tahun 751, apa lacur, beberapa tenaga ahli pembikin kertas tertawan oleh orang-orang Arab sehingga dalam tempo singkat kertas sudah diprodusir di Bagdad dan Sarmarkand. Teknik pembikinan kertas menyebar ke seluruh dunia Arab dan baru di abad ke-12 orang-orang Eropa belajar teknik ini. Sesudah itulah pemakaian kertas mulai berkembang luas dan sesudah Gutenberg menemukan mesin cetak modern, kertas menggantikan kedudukan kulit kambing sebagai sarana tulis-menulis di Barat.

Kini penggunaan kertas begitu umumnya sehingga tak seorang pun sanggup membayangkan bagaimana bentuk dunia tanpa kertas.

Di Cina sebelum penemuan Ts’ai Lun umumnya buku dibuat dari bambu. Keruan saja buku macam itu terlampau berat dan kikuk. Memang ada juga buku yang dibuat dari sutera tetapi harganya amat mahal buat umum. Sedangkan di Barat –sebelum ada kertas– buku ditulis di atas kulit kambing atau lembu. Material ini sebagai pengganti papyrus yang digemari oleh orang-orang Yunani, Romawi dan Mesir. Baik kulit maupun papyrus bukan saja termasuk barang langka tetapi juga harga sulit terjangkau.

http://isidunia.blogspot.com